background

Thursday, March 17, 2016

Mengupas Mitos Warna Mata Pada Ayam Aduan

Beberapa kali saya pernah mendengar bahwa mental atau nyali dari ayam bisa dilihat dari Warna Mata Ayam tersebut.. benarkah mitos tersebut??

Nyali/mental itu adalh sifat bawaan keturunan dari kedua induknya. Kalau kita hanya sekedar membahas hubungan antara warna mata dan mental, sepertinya ga bisa nyambung... Ujung2nya akan jatuh kesimpulan pada katuranggan belaka.

Mengupas Mitos Warna Mata Pada Ayam Aduan
Ayam Bangkok Mata Reng2
Sementara utk jawaban yg pasti demi kemajuan hasil ternak, kita harus mengembangkannya secara logis. Tidak hanya percaya mitos begitu saja.

Kalo kata senior2 saya, mata yg kehitam2an (orang daerah sini menyebutnya : mata reng-reng atau wareng) menandakan mentalnya yg jelek. Benarkah demikian?? Bisa iya, bisa juga tidak...

Jaman dulu, nenek moyang kita sabung ayam dgn menggunakan ayam lokal. Ayam-ayam lokal ini sekarang disebut ayam kampung.

Kebanyakan ayam lokal Indonesia memiliki jenis mata reng2 atau kehitaman. Pada Tahun 60an, masuklah ayam import dari bangkok, Thailand. Ayam-ayam bangkok ini rata2 bermata cerah, tidak kotor kehitaman seperti halnya ayam kampung/lokal. 

Seiring dgn berjalannya waktu, terbukti Ayam-ayam bangkok memiliki mental yg jauh lebih baik ketimbang ayam lokal. Apakah mental ini karena perbedaan warna matanya..?? Saya kira tidak. Warna pada mata hanya perbedaan pigmen belaka. Sama halnya dgn keragaman mata manusia yg berwarna coklat, hitam, hijau atau biru. 

Ketika ayam bangkok tsb di cross breed dgn ayam lokal yg bermata reng2, kebanyakan anaknya bermata reng2 juga. Ciri mata reng2 inilah yg menjadi dasar patokan para penggemar bahwa ayam bangkok tsb merupakan peranakan hasil silang antara bangkok dan lokal. Tentu saja mentalnya tidak sebaik bangkok import yg bermata jernih.

Ada sebuah kasus yg sy lihat sendiri. Ayam bangkok import memiliki mata reng2. Tapi mitos mata reng2 bermental jelek, dalam hal ini tidak terbukti. Krn ayam bangkok reng2 tsb mampu menjadi juara di kalangan2 besar Jakarta pada waktu itu.

Jadi, ciri mata reng2 sebenarnya hanya dijadikan sebagai penanda bahwa ayam tsb sudah peranakan dgn ayam lokal. Bukan bangkok asli. Biasanya ayam dgn ciri mata seperti ini memiliki pukulan yg cepat. Cocok dgn typikal karakter ayam lokal Indonesia. Sayangnya, ayam lokal tidak bisa menyamai kekuatan mental Ayam-ayam bangkok import.

Jadi intinya adalah mata reng-reng adalah mata asli ayam aduan lokal Indonesia, tetapi masalah mental bukan berdasarkan dari mata, karena mata ini hanyalah pigmen yang memang bawaan ayam lokalan Indonesia.

Subscribe to get more videos :