background

Tuesday, January 26, 2016

Ini Dia Nenek Moyang Ayam Aduan si Ayam Hutan Merah

Bagi anda penggemar Ayam Aduan, Taukah anda bahwa Jenis Ayam Aduan yang umum kita jumpai adalah keturunan atau hasil persilangan dari Ayam Hutam Merah Asli Indonesia? Contohnya seperti Ayam Bangkok, Ayam Bali, Ayam Pelung, Ayam Bekisar dan masih banyak jenis ayam lainnya.

Ini Dia Nenek Moyang Ayam Aduan si Ayam Hutan Merah

Sekilas mengenai Ayam Hutan Merah
Ayam hutan merah adalah jenis ayam liar yang paling dikenal. Daerah penyebarannya sangat luas, mulai dari bagian timur Pakistan, India utara dan timur, Myanmar, barat daya Yunnan (RRC), Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Guangxi dan Pulau Hainan (tenggara RRC) hingga Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa dan Bali. Ayam ini kemudian diintroduksi ke Kalimantan, Filipina, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Tepian hutan dengan semak terbuka diselingi perdu, menjadi habitat favorit bagi ayam hutan merah.

Ayam hutan merah termasuk jenis burung berukuran sedang hingga besar. Panjang total jantan berkisar antara 65-75 cm dengan kisaran berat 0,7 kg – 1,5 kg. Sedangkan betina memiliki panjang 40-45 cm dengan berat 0,5 – 1 kg.

Menurut MacKinnon et al. (2002), ciri-ciri ayam hutan merah jantan adalah jengger, muka dan gelambir berwarna merah, bulu leher terdiri dari kombinasi warna kuning, jingga, coklat dengan strip hitam vertikal di tengah, bulu tengkuk (tidak kelihatan di Gambar 4), penutup ekor dan penutup sayap berwarna hitam bercampur hijau atau biru perunggu.

Ciri-ciri Ayam Hutan Merah

Bulu mantel berwarna coklat berangan, bulu ekor panjang, dengan warna hitam bercampur hijau berkilauan. Tubuh bagian bawah juga berwarna hitam kehijauan. Kaki abu-abu kebiruan dengan taji yang melengkung dan runcing.  Secara sederhana, bagian-bagian tubuh ayam merah dapat dilihat pada Gambar di atas.

Kemampuan berkelahi ayam hutan jantan tergolong sangat baik. Serangannya cepat. Gerakan kakinya juga gesit saat menghindar. Kelihaiannya dalam melompat dan bertempur di udara, jauh di atas rata-rata ayam domestik. Gaya bertarungnya sangat indah seperti ayam Filipina. Namun, bobot tubuhnya yang ringan menyebabkan ayam hutan tidak tahan pukul. Ayam hutan juga takut menghadapi ayam domestik yang berukuran jauh lebih besar seperti ayam kampung atau ayam Bangkok.

Karena kelebihan dari Teknik, daya juang dan juga kecerdasannya yang cukup baik inilah Ayam Hutam Merah di kembangbiak kan oleh para ilmuan atau pakar  unggas sehingga terciptalah jenis ayam baru seperti ayam bangkok, ayam pakhoy, ayam filipina dan ayam jenis lainnya yang memiliki ciri-ciri khas ayam hutan merah seperti yang sudah disebutkan sebelumnnya.

Berminat memiliki ayam ini? rasanya untuk sekarang cukup susah menangkap dan mencari ayam hutan merah ini, karena semakin menipisnya kawasan hutan di Indonesia membuat populasi ayam hutan merah semakin menipis. Memang ada beberapa yang menjual tetapi harganya cukup mahal bisa sampai 1jt rupiah perekor.

Itulah tadi artikel Ini Dia Nenek Moyang Ayam Aduan si Ayam Hutan Merah, semoga informasi ini bermanfaat, dan tentunya memberi pengetahuan tambahan bagi anda peternak dan penggemar ayam aduan.

Subscribe to get more videos :